<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Jurnal Perempuan</title>
	<atom:link href="http://jurnalperempuan.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnalperempuan.com</link>
	<description>Untuk Pencerahan dan Kesetaraan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 03:59:57 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Pendidikan Publik &#8220;Berantas Korupsi&#8221; di Bandung by jurnalku</title>
		<link>http://jurnalperempuan.com/2012/04/pendidikan-publik-berantas-korupsi-di-bandung/#comment-520</link>
		<dc:creator>jurnalku</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 03:59:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnalperempuan.com/?p=2624#comment-520</guid>
		<description>asyik gratisss
datang akh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asyik gratisss<br />
datang akh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pernyataan Sikap Yayasan Jurnal Perempuan atas Komunitas Istri Penurut by andini</title>
		<link>http://jurnalperempuan.com/2011/06/pernyataan-sikap-yayasan-jurnal-perempuan-atas-komunitas-istri-penurut/#comment-509</link>
		<dc:creator>andini</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 16:13:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnalperempuan.com/?p=1702#comment-509</guid>
		<description>saya termasuk perempuan yg pernah dikadali oleh pria yang sudah beristri.ia memiliki beragam cara agar perselingkuhannya bisa dihalalkan.dari mulai membuat wanita terharu akan ceritanya untuk menjelekan sang istri, dan dengan daya tarik sihir alias pelet.namun pada kenyataannya ceritanya tersebut adalah fiktif belaka.ia hanya ingin mencari kepuasan seks,karena kekurangan sang istri. yang jadi korban adalah saya.yaitu wanita yang mudah luluh akan rayuan lelaki.hingga kini saya seperti layaknya sampah, dibuang begitu saja dengan anak saya yang diaborsi karna keinginannya.Namun alhamdulilah kini mental saya kembali pulih berkat dukungan keluarga,dan motivasi dari perempuan lainnya untuk saling mengingatkan.setidaknya Untuk menjadi istri penurut harus ada dasar yang kuat, bila gerak gerik suami sudah mencurigakan, harus siaga.jangan sampai ada korban yg dibuat oleh suaminya untuk melukai wanita lain..kejadian saya baru saja berlangsung 40 hari, atas tindakan abortus....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya termasuk perempuan yg pernah dikadali oleh pria yang sudah beristri.ia memiliki beragam cara agar perselingkuhannya bisa dihalalkan.dari mulai membuat wanita terharu akan ceritanya untuk menjelekan sang istri, dan dengan daya tarik sihir alias pelet.namun pada kenyataannya ceritanya tersebut adalah fiktif belaka.ia hanya ingin mencari kepuasan seks,karena kekurangan sang istri. yang jadi korban adalah saya.yaitu wanita yang mudah luluh akan rayuan lelaki.hingga kini saya seperti layaknya sampah, dibuang begitu saja dengan anak saya yang diaborsi karna keinginannya.Namun alhamdulilah kini mental saya kembali pulih berkat dukungan keluarga,dan motivasi dari perempuan lainnya untuk saling mengingatkan.setidaknya Untuk menjadi istri penurut harus ada dasar yang kuat, bila gerak gerik suami sudah mencurigakan, harus siaga.jangan sampai ada korban yg dibuat oleh suaminya untuk melukai wanita lain..kejadian saya baru saja berlangsung 40 hari, atas tindakan abortus&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Girl Power by UFC 145 LIVE STREAM</title>
		<link>http://jurnalperempuan.com/2011/05/girl-power/#comment-505</link>
		<dc:creator>UFC 145 LIVE STREAM</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 23:16:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnalperempuan.com/?p=1138#comment-505</guid>
		<description>You made some good points there. I checked on the web for more information about the issue 
and found most individuals will go along with 
your views on this web site.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>You made some good points there. I checked on the web for more information about the issue<br />
and found most individuals will go along with<br />
your views on this web site.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on LOWONGAN KERJA by anton</title>
		<link>http://jurnalperempuan.com/2012/02/lowongan-kerja/#comment-491</link>
		<dc:creator>anton</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 04:27:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnalperempuan.com/?p=2561#comment-491</guid>
		<description>apakah lowongan editor masih dibuka? saya berminat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah lowongan editor masih dibuka? saya berminat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Perempuan Bicara Soal Korupsi by Ventje</title>
		<link>http://jurnalperempuan.com/2012/02/perempuan-bicara-soal-korupsi/#comment-488</link>
		<dc:creator>Ventje</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 04:48:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnalperempuan.com/?p=2569#comment-488</guid>
		<description>Untuk memahami korupsi di indonesia,  akar permasalahannya perlu digali  dari sejarah bangsa indonesia, dari generasi ke generasi perlu dipetahkan, kemudian perlu didekati dari evolusi budaya agar supaya tidak terjabak pada masalah gender, dan patut diberi apresiasi bagi penggiat jurnal Perempuan Indonesia untuk memaparkan persoalan korupsi di indonesia  sebagai kajian akademis adalah suatu kepedulian dan tanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan moral bangsa melalui Jurnal.  Thank GBU</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk memahami korupsi di indonesia,  akar permasalahannya perlu digali  dari sejarah bangsa indonesia, dari generasi ke generasi perlu dipetahkan, kemudian perlu didekati dari evolusi budaya agar supaya tidak terjabak pada masalah gender, dan patut diberi apresiasi bagi penggiat jurnal Perempuan Indonesia untuk memaparkan persoalan korupsi di indonesia  sebagai kajian akademis adalah suatu kepedulian dan tanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan moral bangsa melalui Jurnal.  Thank GBU</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

